Assalamualikum wr wb
Pepatah mengatakan mata adalah jendela hati.
Pada saat berkomunikasi tataplah mata pasangan dengan lembut, itu akan memberikan kesan bahwa Anda terbuka, jujur, tak ada yang ditutupi. Disisi lain, dengan menatap matanya Anda juga dapat mengetahui apakah pasangan jujur, mengatakan apa adanya dan tak menutupi sesuatu apapun.
Pada saat berkomunikasi tataplah mata pasangan dengan lembut, itu akan memberikan kesan bahwa Anda terbuka, jujur, tak ada yang ditutupi. Disisi lain, dengan menatap matanya Anda juga dapat mengetahui apakah pasangan jujur, mengatakan apa adanya dan tak menutupi sesuatu apapun.
Sejauh ini saya dan suami jika sedang dalam situasi berbincang, seringnya suami yang menatap mata saya, saya malah lebih sering mengalihkan pandangan ke sisi lain atau melihat ekspresi wajahnya saja. Itu kata pak suami loh ya,,,,,
Tapi jika saya berbincang dengan orang lain atau nara
sumber yang memberikan informasi bagus topiknya keren menurut saya, saya cenderung memperhatikan dan melihat matanya agar lebih fokus mendengarkan setiap detil kata yang dikeluarkan oleh si narasumber tersebut. Agar pesan yang disampaikan si narasumber masuk kedalam lintas pikiran saya.
Saya heran kenapa sama suami saya sendiri, saya jarang menatap matanya,hanya menatap ekspresi wajahnya saja jika saat berbicara,,hihihi,,entahlah,,,saya pun tak menyadarinya
Baiklah mulai saat ini saya harus sering berlatih lagi menatap mata suami jika sedang berbincang. Dan menatap mata anak anak saat mengutarakan sesuatu kepada saya,,,
Ternyata selama ini saya kurang faham, saya malah menatap raut ekspresi wajahnya saja, tanpa melihat matanya,,,,
#level1
#Day5
#Tantangan10hari
#Komunikasiproduktif
#Kuliahbunsayiip


Tidak ada komentar:
Posting Komentar