Assalamualikum wr wb
Hari ini hiza bermain bersama teman di teras rumah, kebetulan saya menyimpan lego besar untuk anak anak bermain di teras.
Hiza dan temannya membuat bangunan tingkat. Saya memperhatikan mereka dalam proses pembuatannya, terlihat seru dan terpancar binar diwajah mereka. Ketika bangunan tersebut menjulang tinggi, “ Prankkk “, bangunannya roboh, bahkan sengaja dirubuhkan bersama sama. Mereka tertawa dan bertepuk tangan.
Saya berfikir “ ini anak anak ngapain ? sudah bagus malah di rubuhkan ? “
saya perhatikan lagi mereka. Ternyata mereka senang berkerjasama membangun ulang bagunan yang sudah dirobohkan.
Saya pun bertanya “ kalian sedang buat apa ?”
hiza “ Hotel “
Saya “ kok dirubuhkan ?”
Hiza “ hotelnya ketinggian bunda “
Ketika bangunannya hancur untuk yang kedua kali, lego menjadi berserakan dan bertebaran di mana mana, bahkan sampai garasi dan kolong mobil. Lalu mereka bersama sama melempar lego secara acak.
Saya bersikap tenang menghadapinya, tarik napas dalam dalam lalu tersenyum. Berfikir bagaimana menyampaikan yang baik pada mereka.
Saya “ Wah legonya jadi berantakan “
Saya “ Seharusnya tempat lego dimana ya ?”
Saya “ Jika legonya dilempar akibatnya apa ya ?”
Anak anak hanya tersenyum mendengar saya berbicara, ada salah satu anak menjawab “ Ayo kita bereskan lagi “
Aha saya dapat ide untuk cara membereskan lego dengan tepat dan bermanfaat.
Saya “ Ayo kita ambil lego yang berwarna merah ! “
Dengan semangat mereka lalu mencari lego yang berwarna merah, lalu menyimpannya di teras. Sesekali ada yang salah mengambil warna, tentu saja saya koreksi. Lalu mereka merapihkan setiap lego berwarna merah. Selanjutnya saya tinggal menyebutkan warna hijau, ungu, kuning dan biru untuk mereka ambil. Bagi mereka tentu ini seru, motorik kasar mereka tersalurkan, daya berfikir mereka seperti mencari tekateki warna dan mereka jadi mengenal warna dengan cepat.
#Day1
#Tantangan10Hari#KuliahBunsayIIP
#level9
#thinkcreative

Tidak ada komentar:
Posting Komentar