Jumat, 21 Juli 2017

Kemandirian Adik




Assalamualaikum wr wb

Menginjak hari ke 9, tantangan terus berjalan dari hari ke hari, melatih tantangan demi melengkapi kemandirian anak anak.
Hari ini adik bangun tidur dengan cerita, tidak konsisten memang, setidaknya dalam seminggu ada 4 kali adik bangun dengan ceria.
Setelah mandi pagi, adik meminta main bersama teman sebayanya, mereka biasa berkumpul di blok depan.
Adik :” Bun, aku mau main ke rumah  cia ya !” , salah satu anak yang rumahnya 5 number dari rumah kami.
Bunda : “ Tapi bunda ada pekerjaan dek, adek di rumah aja ya! bundanya tidak bisa nunggu adek bermain “
saya merayu nya untuk di rumah saja , sampai pekerjaan rumah saya selesai
Adik : “ aku bisa pergi sendiri, aku bisa,, dadah bunda “, dia pergi memakai sandal dan membuka pagar rumah.

Saya tidak bisa melarangnya, disana saya melihat kemandirian nya berkembang, saya perhatikan dari jauh sampai memastikan, dia benar masuk ke rumah cia. Semakin penasaran saya mengikutinya dari belakang.
Terdengar adik mengucapkan salam
Adik : “ Halo adek cia, sudah mandi ? “,, dengan penuh percaya diri dia masuk ke dalam rumah cia yang kebetulan pintunya terbuka.
Saya percaya keberanian dan kemandirian sosialisasinya berkembang dengan baik. Tiba saya datang dari belakang. Saat itu adek sedang bermain dengan cia yang kebetulan sedang di gendong
Bunda : “ Adek mau main disini ? “
Adik : “ iya, aku mau main sama adek cia “
Bunda : “ baiklah, adek main disini duu ya, bunda pulang ke rumah sebentar, menyelesaikan pekerjaan bunda yang tinggal sedikit, kalo adek mau pipis pulang ke rumah ya,,,”
Adik : “ iya,,aku mau main sama cia “

Saya pergi meninggalkan nya bermain. Sambil menitipkan adik pada mbak nya cia. Disamping saya menguji kemandirian nya bermain tanpa saya, ada juga rasa sedih, mungkin sebentar lagi akan tiba saat nya dia bermain dan sekolah tanpa didampingi saya. Cepat sekali waktu ini dek ,,,

Tiba selang 20 menit, dia datang kerumah
Adik :  “ Bunda aku pulang, aku mau pipis “, sambil membuka pintu, masuk, lalu membuka celananya sendiri.
Bunda : “ iya dek, cebok sendiri ya “ , sahutan ku,,sambil saya beranjak dari pekerjaan dan melihat dia ke Toilet, dia sudah bisa cebok sendiri dan semprot pipisnya sendiri.
Bunda : “ yuk dek pake celana sendiri “
saya memberikan celana nya, saya mengarahkan kakinya untuk masuk ke lubang kaki celana.
Adik : “ kakinya masuk kesini ya bun ?”
Bunda : “ iya de,,,Ayo dek satu kaki lagi ,,,yeye berhasil, “
Adik : “ adek bisa bun,,,yeyeye bisa bun “, sambil locat kegirangan
Bunda : “ terimakasih adek, sudah bisa pakai celana sendiri “ , dan saya pun memeluk nya,,

Semoga besok dia semakin konsisten memakai celana sendiri. Good Job dek,,,

Checklist Tantangan Kemandirian Anak

Jenis Tantangan
Kakang Hilmi
Adik Hifza
Memakai celana sendiri
     ðŸ‘Œ
 ðŸ‘Œ
Memotong kuku sendiri
Day 2
masih terlalu dini
Membereskan mainan sehabis bermain
    ðŸ‘Œ
Day 3
Bangun tidur tanpa menangis
    ðŸ‘Œ
👌
Buang sampah sehabis makan
👌
👌
Bersihkan butir nasi sehabis makan
 Day 8
   -
Main bersama teman tanpa didampingi
 ðŸ‘Œ
  ðŸ‘Œ



Tangsel , 21 Juli 2017

#Day9
#Level2
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian
#Tantangan10hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mastermind & False Celebration

  Assalamualaikum wr wb Jurnal terakhir di Bunda shalihah, saat nya kami melakukan false Selebration dan memaparkan mastermind.  Berikut ini...